Sebuah kata tentang bakat, tentang hati

Tuhan, dengarkan aku lg hari ini,

Aku merasa sedih, tak berguna,
Mungkin aku terlalu sensitif hr ini,

dengarkan aku,

aku bertanya-tanya apa bakatku sebenarnya?
Apa cita-citaku?
Selama ini aku menjadi hidup di jalur yang sama,
aku ingin membuat perubahan, tapi entah apa itu.

Satu-satunya alasan aku masuk ke jurusan ini adalah karena aku suka membaca,
tapi ternyata, keterampilan membaca cepatku tak berguna,
disini aku menemukan mereka-mereka yang memiliki bakat alami tanpa harus berusaha keras sepertiku.

Tuhan, katakanlah aku iri.
Iya aku iri karena ternyata aku bukanlah apa-apa!
Bahkan aku tak berharga dimata banyak orang,
hanya beberapa org yg menganggapku ada, dan itu tak kutemukan pada teman-temanku.

Tuhan, kau tau kenapa akhirnya aku memutuskan bekerja?
Membuang rasa malu dan gengsi yg menempel erat dijiwaku?
Karena aku kesepian!
Aku butuh teman, tapi aku tak menemukan!
Aku mempunyai tapi semu!

Tuhan,
katakan padaku apa bakatku?
Bahkan menentukan judul cerpenku aku tak bisa.
Padahal hanya judul!

Aku bukan sosok puitis seperti mereka, aku selalu memilih kata-kata yg jujur untuk menulis kisahku,
aku suka menulis,
tapi apa aku harus berhenti jika ternyata bakatku bukan disitu?

Tuhan,
aku merasa sedih,
sedih sekali,
lucu rasanya aku bercerita padaMu lewat hatiku, menuliskan kembali di dunia maya padahal banyak orang yang akan membaca dan mentertawakanku!

Aku sudah terbiasa dibenci, tak masalah bagiku,
aku pun terkadang membenci diriku sendiri.

Tuhan, Kau tau ini hanya kekesalan sesaat,
tapi aku lega bisa bercerita padaMu..
Terimakasih.

You May Also Like

0 komentar

GOODREADS

Vicantika (Nurlovi Lestari)'s books on Goodreads
Online Wedding Online Wedding
reviews: 7
ratings: 38 (avg rating 2.95)

Bride Wars Bride Wars
reviews: 2
ratings: 27 (avg rating 3.63)