Belajar mengerti

Dear kamu,

Setelah berapa lama tak bersua, semalam kita bertemu lagi.
Tetapi, saat kita bersama benar-benar tak ada 'kita'?
Hanya ada aku dan kamu.
Kita bercerita tentang diri sendiri. Terlalu banyak aku yang bercerita?
Padahal..... Aku merindukan 'kita'!


Aku terjebak diantara perasaan marah dan sayang.
Marah... karena aku merasa ada yang berubah di sekeliling kita.
Aku atau kamu yang berubah?
Sepertinya aku ya?

Rasa sayang... satu-satunya alasanku bertahan dalam hubungan ini.
Dicintai dan disayangi kamu membuat aku manja bukan?
Selama ini aku terbiasa mengeluhkan segala hal kepadamu.
Aku baru sadar, ternyata kamu 'bosan' mendengarkanku.
Bosankah kamu, sayang?

Sama sekali tak bermaksud mengeluh, aku hanya menceritakan segala hal yang aku alami hari itu padamu.
Berharap kamu mendengarkanku dan memberiku semangat.
Bukan 'menceramahiku' tentang rasa syukur dan menerima.
Aku hanya butuh didengarkan.

Bosan ya mendengarkanku?
Aku tak tahu lagi harus bercerita pada siapa jika bukan kamu,
Kamu, orang yang saat ini aku percayai penuh.
Karena aku tak mudah mempercayai orang lain, maka jagalah kepercayaanku.

Semoga kamu mengerti perasaanku dan aku juga masih belajar mengerti kamu.


You May Also Like

0 komentar

GOODREADS

Vicantika (Nurlovi Lestari)'s books on Goodreads
Online Wedding Online Wedding
reviews: 7
ratings: 38 (avg rating 2.95)

Bride Wars Bride Wars
reviews: 2
ratings: 27 (avg rating 3.63)