Dear, kamu..

Hei, turut berduka cita untukmu. Mantan kekasihku.

Teriknya matahari tak mampu membuatmu menghentikan tangis.
Airmatamu jatuh, mengalir semakin deras. 
Aku ingat. Dulu, beberapa tahun lalu aku pernah membuatmu menangis. Ah, maafkan aku.
Tapi hari ini aku ikut menangis, karenamu. 

Lelaki menangis. Aneh memang, tapi aku memahami bagaimana kehilangan yang kau rasakan.
Kepergian sosok pelindungmu untuk selamanya pasti menghancurkan hatimu. 

Hari ini, aku ingin memelukmu. Meredakan gundah hati serta lelah tubuhmu. Seandainya aku bisa.

Hei, mantan kekasihku.
Maafkan aku. Dulu, kau begitu mencintaiku. Bahkan mungkin saat ini aku masih ada dihatimu. Mungkinkah?
Maafkan aku. Karena mengabaikan perasaanmu dan memilih dikuasai keegoisan.
Maafkan aku karena menjadi salah satu penyebab tangismu.
Maafkan aku karena tak bisa mengobati lara hatimu.
Sejuta kali maaf pun tak cukup.

Turut berduka cita untuk kepergian Ibumu. Aku cuma bisa berdoa untukmu, semoga kamu selalu bahagia.

You May Also Like

0 komentar

GOODREADS

Vicantika (Nurlovi Lestari)'s books on Goodreads
Online Wedding Online Wedding
reviews: 7
ratings: 38 (avg rating 2.95)

Bride Wars Bride Wars
reviews: 2
ratings: 27 (avg rating 3.63)