Darl, are you happy?

Hey Darl. How are you? Are you busy today? I miss you so much. 
Apa aku perlu menyalahkan kamu atas perasaan mendung dan abu-abu selama delapan jam perjalanan hari ini? Sepertinya perlu. Ini semua gara-gara kamu. Kepalaku rasanya sakit sekali. Boleh aku muntah didepanmu?

Darl? Darling?
Kamu baca gak sih?
Ini semua gara-gara kamu, Darl.
Gara-gara BBM-mu tengah malam tadi, lalu kubalas subuh-subuh.
Kamu jahat sekali hari ini, Darl. Gara-gara BBM-mu yang dibalas oleh gadismu itu, hariku, hari ini jadi mendung. Bahkan tadi turun hujan. Kamu kehujanan gak?

Kamu jahat sekali, Darl. Sejak subuh tadi aku jadi anak alay yang bergalau ria mengkhawatirkan keadaanmu. Tapi kamu pintar ya Darl? Semua history chat di BBM denganku udah kamu delete dengan rapi sampai-sampai aku jadi tersangka yang kehilangan muka. Kamu berantem sama pacarmu gak?

Rasanya aku pengen cekek kamu sampai mati. Boleh?
Darl, kalo pacarmu tanya tentang aku, bilang aja dia boleh tenang. Aku gak bakal ngambil kamu kok dari dia. Kan aku duluan yang ngelepasin kamu, Darl. Kan sekarang kita temenan. Iya kan, Darl? Aku baik kan, Darl? 

Darl, kamu kemana aja hari ini? Di RU BBM aja kamu gak muncul. Seneng ya bikin aku khawatir gini?

Oh iya. Aku kecewa sama kamu. Aku pikir setelah aku pergi kamu bakal berubah jadi lelaki lebih baik. Nyatanya malah kamu asyik sama musik gak karuan itu. Emang gak ada hiburan lain ya, Darl?

Kapan sih kamu bakal berubah jadi lelaki yang lebih baik? Kita udah mau 22 tahun loh, Darl?
Aku cuma mau kamu bahagia. Kamu bahagia gak sekarang? Bahagia gak setelah aku ngelepasin kamu? 
Kamu harus bahagia ya, Darl. Harus! Supaya aku bisa tenang. Kamu gak mau kan aku terbangun terus tengah malam karena inget kamu? Kamu juga mau aku bahagia kan?

Aku lagi nyari bahagiaku sekarang, Darl. Makanya kamu juga harus bahagia. Biar kita sama-sama bahagia.
Darl, kapan ya kita bisa ketemu lagi?
Semoga skripsimu lancar ya Darl. Cepet wisuda. Cari kerja dan jadi lelaki yang bertanggungjawab. Aku nunggu kabar bahagia dari kamu, Darl.
Suatu hari nanti, kalo kamu udah jadi lelaki hebat, aku mau jadi orang yang pertama bilang SELAMAT. Mungkin gak ya, Darl?  
Yang pasti kamu sekarang dan seterusnya harus bahagia ya, Darl.

Aku selalu doain kamu.

Mendoakan adalah cara mencintai yang paling rahasia.


Note: Tulisan ini dibuat oleh penulis dalam keadaan sakit kepala. Jika Anda tersinggung dan mengalami perasaan tidak enak lainnya, silakan tinggalkan komentar di kolom yang tersedia.

You May Also Like

0 komentar

GOODREADS

Vicantika (Nurlovi Lestari)'s books on Goodreads
Online Wedding Online Wedding
reviews: 7
ratings: 38 (avg rating 2.95)

Bride Wars Bride Wars
reviews: 2
ratings: 27 (avg rating 3.63)