Overthinking

Entah apa yang sebenarnya mau ditulis. Hati yang begitu sesak. Kepala yang sangat sakit. Semuanya ingin menyembur keluar.
Aku bukan lagi gadis belasan tahun. 21 tahun menuju 22 tahun. Aneh rasanya, di saat gadis seusiaku sibuk mengejar cinta, aku malah sibuk mengabaikan cinta.

Pernah dengar philophobia?
Aku sekarang terkena syndrome itu. 
Ingat kan jika aku bilang aku tidak punya hati?
Nah, hari ini akan ku koreksi.
Aku punya hati.
Tetapi hati yang telah beku.

Aku tidak mengundang siapapun datang.
Juga tidak menawarkan diri.
Perasaan-perasaan milik kalian yang datang.
Membuat benteng pertahananku terusik.
Aku tidak goyah. Belum!
Yang kusesali adalah: kenapa yang datang justru para pdedator yang dikakinya terikat rantai?

Haruskah aku jadi malaikat dengan melepaskan rantai itu?
Sedang mereka bilang akulah setannya.
Maaf. Aku tidak mau!
Aku akan segera keluar dari kenyamanan semu ini.
Tidak peduli kamu akan tetap berada di zona itu atau tidak.

Jalankanlah logika.
Kejarlah impianmu.
Mau berubah atau tidak terserah padamu.
Seperti yang sudah kubilang: doaku adalah caraku memperhatikanmu.

Tolong jangan tanya tentang hatiku.
Karena aku tidak bisa menjawabnya.
Akan kujatuhkan hatiku di saat yang tepat.
Pada orang yang tepat.
Aku butuh garansi seumur hidup.

You May Also Like

0 komentar

GOODREADS

Vicantika (Nurlovi Lestari)'s books on Goodreads
Online Wedding Online Wedding
reviews: 7
ratings: 38 (avg rating 2.95)

Bride Wars Bride Wars
reviews: 2
ratings: 27 (avg rating 3.63)