Perjalanan

Hei kamu, apa kabar?

Lovi yang cantik ini kabarnya baik syekali. Pasalnya, daku ini bukan lagi pengangguran. Daku ngajar SD kelas 3 merangkap operator sekolah. Kebiasaan banget ya suka kerja double. Ya Alhamdulillah. Gaji juga double dongss.

Bingung kan mau nulis apa?

Cerita tentang liburan waktu ke Jogja aja ya?
Cuma seminggu sih, tetapi menyenangkan.

Baiklah, daku akan mulai bercerita.
Aku berangkat dari rumah menggunakan bus satu-satunya hari minggu pagi. Sampai Jogja sore hari. Malam istirahat.
Jalan-jalan pertama aku mengejar sunset bersama tante-tante rempong dan tambahan satu lelaki dedek unyu dan seorang teman lama. Lawas banget sampe aku lupa kapan temenannya. Kayaknya tiga tahun tapi ketemunya baru pas mengejar sunset itu. Jadilah kami meet up di Parangtritis.

Jalan-jalan kedua, aku melatih vocal yang sudah lama tidak diasah bersama gadis yang biasa kucurhati tentang mas-mas itu. Parahnya suara kami sama-sama sumbang. Akhirnya bukan nyanyi malah cekikikan.

Jalan-jalan ketiga. Oh, si teman lawas itu ternyata ulang tahun. Jadilah aku minta traktiran dan jalan-jalan. Yang ulang tahun siapa sih?
Untuk pertama kalinya, aku bisa makan tanpa bingung bertanya lalu berantem menentukan tempat makan.
Abis makan, kami mendaki. Menuju Candi Ijo. Masih menunggu sunset. Dan kalian tahu? Mataharinya turun lama sekaliiiii. Angin yang luar biasa kencang berhembus tidak tahu diri. Sukses bikin aku ngaca beberapa menit sekali. Maklumlah aku takut kalah cantik sama pengunjung yang lain. Setelah menunggu sekitar satu setengah jam matahari pun akhirnya mundur dengan malu-malu. Lumayan, dapet sejumlah pose narsis.

Jalan-jalan terakhir, diawali dengan makan malam yang sepi. Iya, malam minggunya sepi. Setelah itu kami dia memutuskan bahwa kami naik naik ke Wonosari. Yeayyy, bukit bintang always awesome. Kami tidak berdua tentu saja, jadi berempat dengan dua temannya. Menikmati cahaya lampu dari tempat yang tinggi memang menyenangkan apalagi dengan partner yang tepat.
Liburan saya menyenangkan.
Terima kasih telah menemani saya :)

Aku tidak lagi kaget saat baru-baru ini kamu menyatakan rasamu padaku. Aku adalah gadis paling peka dan paling perasa, hanya saja aku selalu pura-pura tidak tahu. Karena aku ingin melindungi diriku sendiri. Terima kasih sudah menyayangiku begitu lama. Berapa tahun? 3 tahun lebih? Aku salut padamu. Hanya saja, aku tidak punya hati untuk kuberikan padamu sekarang ini. Perkara hatiku yang sudah hancur lebur, sepertinya sulit direkatkan lagi. Bahkan alteco tidak akan bisa. Aku sudah bilang bahwa aku beresiko mematahkan hatimu. Dan kamu bilang tidak akan mundur. Lalu aku harus bagaimana? Membiarkanmu terus berharap padaku? Entahlah. Lakukanlah semaumu. Aku sudah memperingatkan dan setelahnya resiko jadi milikmu.

Perkara hati yang telah hilang, aku tidak akan mencarinya. Biarlah hati itu pergi dan menemukan jalannya sendiri untuk dapat pulang.

---------

Dan kamu mas, maaf karena tidak menemuimu. Aku tahu diri. Semoga kamu selalu bahagia. Kamu tidak akan kulupakan, mana mungkin aku bisa melupakan kamu. Tersebab kamu adalah alasanku bisa tersenyum lagi. Kamulah yang memelukku saat aku merasa sendirian. Meski akhirnya kita sama-sama menyatakan rasa sayang, kita tidak akan bersama. Akan banyak yang tersakiti. Jadi, aku melepaskan kamu. Kita adalah ikan yang sama-sama suka berenang mencari tempat ternyaman. Sebelum bertemu kamupun, aku sudah menutup rapat hatiku. Setelahnya, saat ini, sekarang juga hatiku masih sama. Banyak ketakutan yang membuatku tidak bisa mempercayai orang yang menyatakan rasanya padaku. Jadi, biarlah saat ini aku menggunakan logikaku. Suatu saat nanti, jika ada yang bisa membuat hatiku merasakan cinta lagi, tidak akan aku lepaskan.

Eonjenga uri dasi mannaneun geunal 
Geuttae uri heeojiji mayo

Saat kita berjumpa lagi kemudian hari, 
kuharap tak ada salam perpisahan yang terucapkan.

Mas, bahagia selalu ya. Semoga suatu hari kita bertemu dalam suasana yang menyenangkan. Semoga aku dan kamu bahagia selalu.


Note: Seseorang yang biasa kupanggil 'mas' ini bukan mantan. Jadi tolong jangan kaitkan saya dengan mantan yang sudah saya jual di olx.com itu. Dia adalah seseorang yang lain.

You May Also Like

0 komentar

GOODREADS

Vicantika (Nurlovi Lestari)'s books on Goodreads
Online Wedding Online Wedding
reviews: 7
ratings: 38 (avg rating 2.95)

Bride Wars Bride Wars
reviews: 2
ratings: 27 (avg rating 3.63)